Distankan: Ternak terkonfirmasi PMK di Rejang Lebong capai 1.254 ekor

Rejang Lebong, Bengkulu – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan jumlah ternak yang terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di daerah itu saat ini mencapai sebanyak 1.254 ekor.

Kepala Distankan Rejang Lebong Zulkarnain dalam keterangan di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan ternak yang dinyatakan terkonfirmasi positif PMK tersebut sejak kasus pertama pada Juni lalu hingga 25 Agustus terdiri dari ternak jenis sapi, kambing dan kerbau.

“Pada hari ini ada penambahan empat ekor sapi yang dinyatakan terkonfirmasi PMK, empat ekor sapi ini berasal dari Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan. Hingga saat ini jumlah ternak yang terkonfirmasi PMK di Kabupaten Rejang Lebong menjadi 1.254 ekor,” kata dia.

Dia menjelaskan ternak yang terinfeksi PMK tersebut di antaranya jenis sapi sebanyak 1.177 ekor, kambing 16 ekor dan kerbau sebanyak 62 ekor.

“Dari jumlah itu sebanyak 1.185 ekor telah dinyatakan sembuh, kemudian tujuh ekor mati dan sembilan ekor dilakukan potong paksa, sehingga jumlah kasus aktif yang tersisa sebanyak 53 ekor,” katanya.

Kasus PMK yang masuk ke wilayah itu, kata dia, menyerang ternak warga tersebar dalam sembilan dari 15 kecamatan yang selanjutnya dinyatakan sebagai zona merah dan enam kecamatan lainnya yang tidak ada kasus PMK dinyatakan sebagai zona hijau.

Menurut dia, kendati saat ini tren penyebaran PMK di Rejang Lebong mulai mengalami penurunan atau melandai, namun peternak diminta untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dengan menjaga kebersihan kandang serta tidak melepasliarkan ternaknya.

Untuk warga yang mendapati ternaknya menderita sakit diminta segera melaporkan kasusnya ke petugas Distankan Rejang Lebong sehingga bisa langsung diberikan penanganan.

Sedangkan upaya pencegahan di sejumlah kecamatan yang masih dinyatakan zona hijau, tambah dia, juga telah dilakukan pihaknya dengan melakukan vaksinasi PMK dosis satu maupun booster dengan menggunakan vaksin bantuan dari Pemprov Bengkulu yang diberikan kepada 400 ekor ternak, demikian Zulkarnain. (Ant)

Artikulli paraprakDinkes: Tujuh warga digigit anjing liar ditangani medis
Artikulli tjetërPertamina sesalkan truk batu bara di Bengkulu masih gunakan BBM subsidi