Beranda Taneak Pusako Bengkulu Tengah Bupati Rachmat Riyanto Hadir Beri Dukungan, Akta Kematian Diserahkan Lewat BERSAHABAT

Bupati Rachmat Riyanto Hadir Beri Dukungan, Akta Kematian Diserahkan Lewat BERSAHABAT

BENGKULU TENGAH — Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., menghadiri takziah malam ketiga atas wafatnya H. Badarudin bin Muhammad Ali di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah. Kehadiran Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut menjadi bentuk ungkapan belasungkawa sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat eselon II dan III, Camat Karang Tinggi, serta anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah keluarga yang berduka mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik, tetapi juga dalam situasi sosial dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Rachmat Riyanto menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum. Ia mengajak keluarga, kerabat, dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami memohon doa agar seluruh amal kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT, segala khilafnya diampuni, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini,” tutur Rachmat.

Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati juga menyerahkan secara langsung dokumen administrasi kependudukan berupa akta kematian kepada pihak keluarga. Penyerahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pelayanan jemput bola melalui Program Benteng Bersahabat (BERSAHABAT).

Program BERSAHABAT merupakan inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkulu Tengah yang bekerja sama dengan Baznas. Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh dokumen administrasi kependudukan, terutama ketika keluarga sedang menghadapi situasi berduka.

Melalui pelayanan tersebut, keluarga almarhum tidak perlu mengurus dokumen secara terpisah ke kantor pelayanan di tengah kesibukan menyelenggarakan rangkaian pemakaman dan takziah. Penyerahan akta kematian secara langsung diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan dokumen kependudukan dapat diterima dengan lebih mudah.

Rachmat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berupaya menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga mengedepankan kepedulian, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan administrasi, tetapi juga mengedepankan nilai kepedulian, kebersamaan, dan kemanusiaan. Kehadiran kami di tengah keluarga yang berduka diharapkan dapat memberikan penguatan sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” tambahnya.

Warga Apresiasi Pelayanan Jemput Bola
Pelayanan administrasi kependudukan di tengah suasana berduka menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kemudahan ini penting karena keluarga yang kehilangan anggota keluarga biasanya harus mengurus berbagai keperluan, baik untuk penyelenggaraan pemakaman maupun administrasi setelah kematian.

Warga menyampaikan bahwa pelayanan jemput bola seperti Program BERSAHABAT dapat membantu keluarga yang sedang berduka.

“Pelayanan seperti ini tentu sangat membantu masyarakat. Ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia, keluarga biasanya masih sibuk mengurus banyak hal. Jika dokumen kependudukan bisa diantarkan langsung, tentu akan lebih mudah dan meringankan beban keluarga,” ujar Defi, warga Bengkulu Tengah kepada media, Senin (26/10/2026).

Rangkaian takziah malam ketiga kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustaz Dr. Medi Hartono, M.Pd. Dalam tausiahnya, ia mengajak para pelayat untuk mengambil hikmah dari kehidupan dan kematian, memperkuat keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah SWT, serta senantiasa mendoakan mereka yang telah mendahului.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan pelayanan yang humanis terus tumbuh di tengah masyarakat. Pelaksanaan Program BERSAHABAT juga diharapkan semakin memudahkan warga dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah sebagai pelayan masyarakat dalam berbagai situasi kehidupan. (Red)