Beranda Ragam Ekonomi Kolaborasi Majukan Desa, Mendes Dukung Anyer Panarukan 3R Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Kolaborasi Majukan Desa, Mendes Dukung Anyer Panarukan 3R Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mendorong kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan potensi desa sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah program Anyer Panarukan 3R (Road, Route, Roots) yang menghubungkan potensi ribuan desa di sepanjang jalur Anyer hingga Panarukan.

Dukungan tersebut disampaikan Mendes Yandri saat Kick Off Anyer Panarukan 3R – Road, Route, Roots di Jakarta, Minggu (11/10/2026). Menurutnya, program ini dapat menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan potensi desa dengan tetap mengedepankan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah.

“Kami membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, kami tentu akan men-support acara ini dengan melihat potensi desa-desa yang dilalui rute Anyer Panarukan. Kita juga akan gerakkan desa. Intinya kami dari Kemendes akan menjadikan program Anyer Panarukan ini untuk menaikkan kelas desa-desa yang ada di jalur Anyer Panarukan dengan tetap mengedepankan potensi desa masing-masing,” tutur Mendes Yandri.

Kemendes PDT akan berharap kolaborasi tersebut memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa, terutama melalui pengembangan usaha masyarakat, perluasan pemasaran produk unggulan, serta penguatan sektor pariwisata berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan tersebut, desa tidak hanya menjadi wilayah yang dilalui dalam sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi yang tumbuh di sepanjang jalur Anyer Panarukan.

Langkah ini sejalan dengan 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, program Kemendes PDT yang merupakan turunan dari Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Dari 12 aksi tersebut,

Kemendes PDT berupaya mengoptimalkan potensi dan sumber daya desa, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Melalui program ini, Kemendes PDT mendorong pengembangan potensi desa melalui berbagai pendekatan, di antaranya desa tematik, desa ekspor, dan desa wisata. Ketiganya dapat disinergikan dengan Anyer Panarukan 3R untuk memperkuat produk unggulan desa, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya tarik destinasi berbasis sejarah, budaya, dan kearifan lokal.

Dalam implementasinya, pengembangan desa perlu disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Desa yang memiliki produk unggulan dapat diarahkan untuk memperkuat kualitas dan pemasarannya, sementara desa dengan potensi wisata dapat didorong untuk mengembangkan destinasi serta melibatkan masyarakat dalam kegiatan ekonomi. Dengan demikian, pengembangan desa tidak berhenti pada promosi, tetapi berlanjut pada penciptaan peluang usaha dan peningkatan pendapatan warga.

Program Anyer Panarukan 3R mengusung tiga pendekatan, yakni Road yang berkaitan dengan konektivitas dan pembangunan, Route yang menekankan perjalanan dan pengembangan destinasi, serta Roots yang mengangkat akar sejarah, budaya, dan identitas masyarakat. Selain Kabupaten Serang dan Kabupaten Situbondo sebagai penggagas program, daerah-daerah lain di sepanjang jalur Anyer Panarukan juga diharapkan dapat terlibat.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo berharap Anyer Panarukan 3R dapat menjadi katalisator pembangunan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui peningkatan aktivitas ekonomi. Pengembangan desa tematik yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah menjadi salah satu upaya yang diharapkan mampu mengubah potensi sejarah dan budaya menjadi peluang pertumbuhan ekonomi. (Red)