Mix Martial Art Tawanchai juara dunia baru ONE Featherweight Muay Thai

Jakarta – Petarung asal Thailand Tawanchai PK Saenchai sukses menjadi juara dunia baru ONE Featherweight Muay Thai setelah pada laga ONE 161 di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Kamis (29/9) malam mengalahkan Petchmorakot Petchyindee.

Tawanchai sebagaimana dikutip dari data ONE Championship di Jakarta, Jumat, harus menjalani lima ronde yang melelahkan untuk akhirnya memenangi laga dengan keputusan bulat dan merebut gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai.

Sesama superstar Thailand itu saling menunjukkan rasa hormat terhadap keterampilan dan kekuatan satu sama lain di awal laga, namun tak lama kemudian Tawanchai maju dengan sebuah pukulan tajam, tendangan mengarah ke bawah yang keras, dan pukulan tangan kiri yang keras.

Tempo meningkat pada ronde ketiga, dengan Tawanchai dan Petchmorakot yang sama-sama mengincar kemenangan KO. Di ronde keempat yang semakin memanas, Petchmorakot bangkit dan membuat penantangnya terhuyung-huyung melintasi Circle.

Tiga menit terakhir hampir berakhir, tetapi tendangan khas Tawanchai dan sebuah pukulan tangan kiri menjadi pembeda pada malam itu, mendorong para juri untuk menghadiahkan sabuk juara.

Pada laga lain, Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing Roman Kryklia bekerja dengan cepat mengatasi petarung veteran Brazil Guto Inocente dalam laga semifinal ONE Heavyweight Kickboxing World Grand Prix.

Kryklia sukses mendaratkan pukulan tangan kanan eksplosif pada menit pembukaan yang menjatuhkan Inocente. Meskipun petarung Brazil itu menggagalkan delapan hitungan wasit, Kryklia melanjutkan serangannya dengan tendangan ke arah kepala yang mengakhiri pertandingan lebih awal.

Kemenangan KO tersebut membuat sang superstar Ukraina meraih kemenangan ke-12 beruntun secara keseluruhan dan bonus sebesar 50.000 dolar AS.

Pada sektor putri, mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight dua kali Tiffany Teo membuat pernyataan dengan kemenangan satu sisi atas mantan lima besar atomweight Ritu Phogat.

Teo menggunakan keterampilan grappling-nya yang unggul untuk mengimbangi gulat kelas dunia Phogat, dengan cepat merebut punggung bintang India itu. Dari sana, Teo menggunakan kuncian rear-naked choke untuk memaksa lawannya menyerah. Atas kemenangan itu Teo mendapatkan bonus sebesar 50.000 dolar AS dan mengumumkan kedatangannya di divisi atomweight. (Ant)

Artikulli paraprakG20 Indonesia AP I latih penanggulangan keadaan darurat bandara jelang KTT G20 Bali
Artikulli tjetërMasyarakat pedalaman Kaltara sukses budi daya gaharu