Konser Cinta Menuju Lailatul Qadar, Menag: Keren, Pacu Anak Muda Berkesenian!

Jakarta (Kemenag) – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi gelaran Konser Cinta Menuju Lailatul Qodar persembahan NUPRO Musik untuk Indonesia yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta.

Menurut Menag konser memeriahkan malam Ramadan yang sarat akan pesan toleransi lintas agama dan pesan untuk kedamaian Indonesia dengan musik dan suka cita ini harus sering digelar agar kawula muda semakin terpacu untuk berkesenian.

“Keren, acara-acara begini harus sering dibikin supaya anak-anak muda ini semakin terpacu berkesenian dari pada berkegiatan yang gak penting. Sekali lagi konser ini keren,” kata Gus Men panggilan akrab Menag usai menyaksikan gelaran konser yang diiringi musik orkestra itu, Selasa (11/4/2023) malam.

Selain dihadiri masyarakat pencinta musik dan kaum milenials, tampak mendampingi Menag, Staf Khusus Wibowo Prasetyo dan Sesmen Sidik Sisdiyanto.

Dalam kesempatan tersebut Menag didapuk menyerahkan bantuan simbolis untuk puluhan anak yatim bersama anggota DPR RI Diah Pitaloka, Ketua LazisNU Habib Ali bin Hasan Al Bahar dan tamu kehormatan lainnya.

Penanggung Jawab Konser Cinta Lailatul Qadar, Muchamad Nabil Haroen mengatakan konser ini merupakan persembahan NUPRO Musik untuk Indonesia yang menjadikan Ramadan sebagai ruang berkarya, silaturahmi ide-ide gagasan dan sekaligus silaturahmi cinta untuk publik dan kaum milienials.

Menurut Muchamad Nabil konser ini menjadikan musik untuk menyejukan ruang publik dan komunitas agama serta sebagai platform untuk menghadirkan pesan universal cinta, kasih sayang sesama dan untuk menyatukan Indonesia.

Ia menambahkan NUPRO Musik merupakan intermediate label yang menyuguhkan cinta dalam karya berkolaborasi dengan artis-seniman ternama tanah air, sekaligus menyuguhkan bakat-bakat baru dalam blantika musik Indonesia.

“Sejatinya kami tidak dalam rangka menunjukkan kebolehan dalam bermain musik, hanya ingin menjadi pematik keharmonisan bersama. Sangat bersyukur jika sajian ini menjadi cermin yang mampu menggugah kebaikan,” ujarnya.

Pilihan sholawat dan lagu yang disusun lanjutnya terajut dalam repertoar yang dibawakan dengan musik pop yang berbalut orkestra dengan melibatkan lebih dari 50 musisi.

“Kami juga tidak dalam rangka menafsirkan apa itu lailatul qadar. Karena sesungguhnya ini adalah hal yang paling terdalam setiap manusia, tetapi setidaknya ada satu harapan yang bisa kita laras bersama, menjunjungnya menjadi doa yang baik menjadi munajat bersama, memaknai lebih werat malam lailatul qadar dalam pintu silaturrahim,”tandasnya.

Sejumlah musisi dan artis yang tampil dalam konser Cinta Menuju Lailatul Qodar diantaranya
Sastro Adi, Tegar Haqullah Akbar, Arul Efansyah, Abdullah Wong, Fatin Shidqia Lubis, Anisa Rahman, Wafiq Azizah dan Dadang W Saputra.

Mereka membawakan lagu-lagu religi dengan judul, Insani, Muhasabah Cinta, Al Hubb Fi Shomti, Cahaya di Langit Itu, Ketika Tangan dan Kaki Berkata, Syahru Ramadan, Kekasih Telah Kembali, Musyahadah Cinta, Lailatul Qadar, Sholawat Asyqhil, Qad Ansoha dan Shalli Wasallim. (Rls)

Artikulli paraprakPLENO KPU PROV KEPRI MENETAPKAN 15 BALON DPD RI DAPIL KEPRI JUANDA MERAIH DUKUNGAN 2114
Artikulli tjetërMenlu RI: Pemuda & Ekonomi Digital Pondasi Penting ASEAN sebagai Epicentrum of Growth