Pak Zainut Sosok Istimewa dan Selalu Jadi Penyejuk

Jakarta (Kemenag) – Presiden Presiden Joko Widodo melantik Saiful Rahmat Dasuki sebagai Wakil Menteri Agama (Wamenag) pada sisa masa jabatan 2023-2024, Senin (17/7/2023).

Pengambilan sumpah jabatan Saiful Rahmat Dasuki yang dilantik menggantikan Zainut Tauhid Sa’adi digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Usai dilantik menjadi Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki langsung ke Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Barat No 3-4 Jakarta untuk mengikuti serah terima jabatan (sertijab) dengan pendahulunya Zainut Tauhid Sa’adi.

Sertijab Wamenag ini dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Sekjen Nizar, para pejabat eselon I, Staf Ahli, Staf Khusus, Tenaga Ahli dan pejabat eselon II Kemenag lainnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan terima kasih kepada Zainut Tauhid Sa’adi yang selama bertugas menjadi Wakil Menteri Agama telah menjadi sosok panutan, penyejuk dan guru bagi keluarga besar Kementerian Agama.

“Pak Zainut merupakan senior, guru, penasehat dan banyak yang melekat pada diri beliau. Kita akan selalu merindukan nasihat Pak Zainut yang selalu menyejukan bagi kita semua. Banyak kesamaan saya dengan Pak Zainut, salah satunya suka duka merangkak dari bawah dan tapakan yang sama,” ujar Gus Men, Senin (17/7/2023).

“Saya mohon maaf apabila selama kita bekerja sama ada hal yang tidak mengenakan. Pak Zainut istimewa bagi saya, sekaligus saya menyampaikan terima kasih telah menjadi penyejuk dan jangkar bagi kami semua. Terima kasih atas bimbingan dan nasehat. Tentu kami mohon doa di sisa ruang pengabdian kepada negara ini diberikan kelancaran dalam bertugas,” sambung Menag.

Sementara itu Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan Saiful Rahmat Dasuki yang mengantikan dirinya sebagai Wakil Menteri Agama merupakan sosok yang tepat dan kader terbaik PPP.

“Alhamdulillah beliau kader terbaik di PPP artinya saya harus beryukur yang mengantikan saya adalah orang yang tepat. Saya merasa pergantian ini adalah hadiah bagi saya menjelang ulang tahun ke 60. Ini adalah isyarat Tuhan yang mengatur semua bahwa perjalanan ada batas waktunya. Kata orang setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya, saya yakin ini masanya Gus Men dan Wamen membawa Kemenag ke arah yang lebih baik,” kata Zainut Tauhid.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menag Yaqut Cholil Qoumas yang telah mempercayai dirinya menjadi Wakil Menteri Agama.

“Saya merasa mendapat kehormatan yang luar biasa menjadi Wakil Menteri Agama dari Menag Yaqut Cholil Qoumas. Diam diam saya pengagum Gus Men namun saya tidak bisa mengucapkannya dengan kata-kata. Saya melihat perubahan dan terobosan yang luar biasa di bawah kepemimpinan Gus Men. Dengan tulus saya menyampaikan permohonan maaf bila belum maksimal memberikan yang terbaik untuk Kemenag, ” ujar Zainut.

Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki dalam kesempatan tersebut mengaku tidak menyangka bakal menjadi wakilnya Gus Men yang notabene seniornya di GP Ansor.

“Saya tidak pernah bayangkan saya harus mendampingi Menag. Kepada senior saya Pak Zainut Tauhid Sa’adi, saya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan selama ini. Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan dan keleluasaan kepada saya dalam tugas membantu Menteri Agama. Saya mohon doa kita semua,” tandas Saiful Rahmat Dasuki. (Rls)

Artikulli paraprakWamenag Rilis 10 Desa dan Pusat Layanan Inkubasi Berbasis Moderasi Beragama
Artikulli tjetërBSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat