Direktur RSUD Mukomuko mengundurkan diri

Mukomuko – Direktur RSUD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Syafriadi telah mengundurkan diri dari jabatannya karena ingin melanjutkan pendidikan dokter subspesialis.

“Sudah ada surat tembusan pengunduran diri Direktur RSUD, tetapi mau mengangkat pelaksana tugas tidak berani menunggu bupati,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Mukomuko Wawan Santoni, dalam keterangannya di Mukomuko, Jumat.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini tidak bisa sembarangan menunjuk pelaksana tugas maupun pelaksana harian Direktur RSUD Kabupaten Mukomuko, harus menunggu bupati kembali dari luar daerah untuk menunjuk pejabat Direktur RSUD.

Selain itu tidak ada jabatan sekretaris di RSUD untuk menggantikan sementara direktur, terpaksa salah satu pejabat di RSUD yang mengerjakan tugas direktur tetapi yang sifatnya umum.

“Salah satu pejabat di RSUD ini mengerjakan tugas yang bersifat umum, tidak bisa kebijakan, termasuk pencairan dana karena dia bukan pengguna anggaran (PA) dan kuasa pengguna anggaran (KPA),” ujarnya.

Begitu juga dengan penjabat sekretaris daerah pemerintah setempat belum ada keputusan, masih menunggu petunjuk terlebih dahulu dari bupati.

“Bupati pulang ke Mukomuko hari Minggu (10/7) dan kemungkinan yang bersangkutan pada Senin (11/7) masuk kantor,” ujarnya pula.

Ia menjelaskan, Direktur RSUD Mukomuko mengundurkan diri karena ingin melanjutkan pendidikan atau mengambil sub dari spesialisasi dokter tersebut.

Ia menyebutkan, seperti Ester, salah atau dokter spesialis penyakit dalam di daerah ini telah mengambil sub ginjal dan Dodi dokter spesialis kandungan mengambil sub bayi tabung.

Ia menyatakan, meskipun jabatan Direktur RSUD Kabupaten Mukomuko kosong, namun pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di daerah ini tetap berjalan seperti biasa.

Kendati demikian, katanya, akibat pejabat Direktur RSUD kosong kebijakan yang sifatnya pengeluaran dana dan kebijakan lain tidak bisa dilaksanakan oleh pejabat lain di RSUD tersebut. (Ant)

Artikulli paraprakPresiden Jokowi sampaikan belasungkawa atas wafatnya Shinzo Abe
Artikulli tjetërIdul Adha momentum menciptakan lingkungan lapas di Kalsel lebih baik